geje

AKU HARUS LEBIH BAIK ^^
 “Dulu, guru mengajiku pernah mengajarkan, bahwa pertemuan dengan seseorang mengandung rahasia Tuhan. Maka, pertemuan sesungguhnya adalah nasib. Orang tak hanya bertemu begitu saja, pasti ada sesuatu di balik itu. Begitu banyak hidup orang berubah lantaran sebuah pertemuan. Disebabkan hal itu, umat islam disarankan untuk melihat banyak tempat dan bertemu dengan banyak orang agar nasibnya berubah. Namun sayang, tak semua dapat mengungkap  rahasia itu, dan beruntunglah sedikit orang yang memahami maksud dari sebuah pertemuan.” (Padang Bulan, halaman 189) dan aku bertemu seseorang >//<"aw...aw...aw ~o~...hihi

 terkadang aku ingin menjelaskan rasa yang begitu rumit aku rasakan... 
aku juga menyembunyikan hal yang rumit yang aku pikirkan ...
ini harus di jelaskan . tapi aku saja nggak tahu ini apa..??-.-"
kadang aku ingin mencoba menjauh. hingga sangat jauh .....
aku berfikir , hentikan ini -.-"~!
aku merasa bodoh  :(
mungkin terlalu baik y??
iya , aku nyaman bersamanya :) ...aku suka^
dan terkadang aku membuatnya sedih -.-"itu sangat tidak enaak  :( 
aku harus bisa mengkotak-kotakan urusan ini dan itu >.<~
ingeet "jangan sampai ada yang kecewa"
dan aku tidak boleh sebodoh ini :(

meski engkau tahu hidup yang akan kau jalani tak akan sempurna, meski engkau tahu kau akan mudah rapuh dan menangis. mengingatnya, mengigaunya, dan meneteskan airmata. kau harus tetap hidup. paling tidak, agar doa-doa yang kau kirim untuknya sampai ke langit. bukankah itu juga cara mencintai yang kau pelajari ?

....ayo laah..... aku bingung ~,~"
kebaikan itu "apa-apa saja yang menenangkan hati"
teruuus>>>> gimana pas tiduuur...
ketika aku mennyadari aku harus melupakan orang lucu itu :(....."noo~~ ... -.-" aku benar-benar nggak bis tiduur T,T .... rasanya sakit-tidak enak-ezzzz-benar sakit ~~
tu kaan ahh... >.<... 
jadi untuk tidur dengan tenang , aku mengolah hati lagi ... hm... iyaa, aku masih baik-baik saja... dia jg baik.. dia sudah sedang tidur...nyenyak .... everythink okay :).
hm tidur....pakai selimut , hhmmm hangat sekali-.-"zzzzzzzz

#iiiiiiihh...kalo kek gtu gmn mau jauuh jauuh...."yang ada pagi2ya suka lagi T.T~~~
........masaa??:(

kau harus tetap menjalani hidup. meski kau tahu, kau tak akan terlalu bahagia.atau mungkin berada dalam gelap gulita derita.sebab hidup adalah episode cinta lain yang akan mempertemukanmu dengannya; seseorang kau cintai itu.tempat pertemuan itu bernama,surga
"Suatu saat, mencintai adalah memutar hari tanpa sesorang yang engkau cintai. sebab, dengan atau tanpa seseorang yang engkau kasihi, hidup harus tetap dijalani"


(bahkan curhat yang tadi niatnya mau ngomel2 .. terus mau jauhn perasaan .. mau lupain....-.-"ujung2nya suka lagi T.T aduuuuuuuuuuuuuuhh.... begini begitu  geje"~)

yang lain lebih penting...
” Wahai anakku, latihlah diri kalian untuk selalu bertopang pada diri kalian sendiri dan Allah. I’timad ‘ala nafsi. Segala hal dalam hidup ini tidak abadi. Semua akan pergi silih berganti. Kesusahan akan pergi. Kesenangan akan hilang. Akhirnya hanya tinggal urusan kalian sendiri dengan Allah saja nanti. “
 (Ranah 3 Warna, halaman 101)
...

HARUS MANDIRI 
jangan sampai lemah karena hal-hal yang tidak jelas, dan beluM waktunya
 >.<"

“Yang namanya dunia itu ada masa senang dan masa kurang senang. Di saat kurang senanglah kalian perlu aktif. Aktif untuk bersabar. Bersabar tidak pasif, tapi aktif bertahan, aktif menahan cobaan, aktif mencari solusi. Aktif menjadi yang terbaik. Aktif untuk tidak menyerah pada keadaan. Kalian punya pilihan untuk tidak menjadi pesakitan. Sabar adalah punggung bukit terakhir sebelum sampai di tujuan. Setelah ada titik terbawah, ruang kosong hanyalah ke atas. Untuk lebih baik. Bersabar untuk menjadi lebih baik. Tuhan sudah berjanji bahwa sesungguhnya Dia berjalan dengan orang yang sabar.” 
(Ranah 3 Warna, halaman 131)
“Man jadda wajada = siapa yang bersungguh-sungguh akan sukses
Man shabara zhafira = siapa yang bersabar akan beruntung
Man sara ala darbi washala = siapa yang berjalan di jalannya akan sampai ke tujuan
Idza shadaqal azmu wadaha sabil = kalau sudah jelas dan benar keinginan, akan terbukalah jalan”
“Kalau kita kondisikan sedemikian rupa, impian itu lambat laun akan jadi nyata. Pada waktu yang tidak pernah kita sangka-sangka.”
“Betapa hikayat hidupku sebetulnya hanya karena melebihkan usaha, bersabar dan berdoa. Tanpa itu entah bagaimana aku bisa mengarungi hidup. “
“Anak-anakku…
Akan tiba masa ketika kalian dihadang badai dalam hidup. Bisa badai di luar diri kalian,bisa badai di dalam diri kalian. Hadapilah dengan tabah dan sabar, jangan lari. Badai pasti akan berlalu.
Anak-anakku…
Badai paling dahsyat dalam sejarah manusia adalah badai jiwa, badai rohani, badai hati. Inilah badai dalam perjalanan menemukan dirinya yang sejati. Inilah badai yang bisa membongkar dan melepaskan iman, logika, kepercayaan diri dan tujuan hidup. Akibat badai ini bisa lebih hebat dari badai ragawi. Menangilah badai rohani dengan iman dan sabar, kalian akan menjinakkan dunia akhirat.
Anak-anakku…
Bila badai datang, hadapi dengan iman dan sabar. Laut tenang ada untuk dinikmati dan disyukuri. Sebaliknya laut badai ada untuk ditaklukkan, bukan ditangisi. Bukankah karakter pelaut andal ditatah oleh badai yang silih berganti ketika melintas lautan tak bertepi ?” (Ranah 3 Warna, halaman 467)
“Hidupku selama ini membuat aku insaf untuk menjinakkan badai hidup, “mantra” man jadda wajada saja ternyata tidak cukup sakti. Antara sungguh-sungguh dan sukses itu tidak bersebelahan, tapi ada jarak. Jarak ini bisa hanya satu sentimeter, tapi bisa juga ribuan kilometer. Jarak ini bisa ditempuh dalam hitungan detik, tapi juga bisa puluhan tahun.”
“Jarak antara sungguh-sungguh dan sukses hanya bisa diisi sabar. Sabar yang aktif, sabar yang gigih, sabar yang tidak menyerah, sabar yang penuh dari pangkal sampai ujung yang paling ujung. Sabar yang bisa membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, bahkan seakan-akan itu sebuah keajaiban dan keberuntungan. Padahal keberuntungan adalah hasil kerja keras, doa dan sabar yang berlebih-lebih.”
“Bagaimanapun tingginya impian, dia tetap wajib dibela habis-habisan walau hidup sudah digelung oleh nestapa akut. Hanya dengan sungguh-sungguhlah jalan sukses terbuka. Tapi hanya dengan sabarlah takdir itu terkuak menjadi nyata. Dan Tuhan selalu memilihkan yang terbaik dan paling kita butuhkan. Itulah hadiah Tuhan buat hati yang kukuh dan sabar.” (Ranah 3 Warna, halaman 468)
 Ahmad Fuadi di Negeri 5 Menaradan Ranah 3 Warna, juga  mengatakan tentang


3 HAL YANG MEMBUAT KITA SUKSES:
KERJA KERAS

KEMAUAN 
   FOKUS
3 HAL YANG TIDAK BOLEH HILANG :
HARAPAN
KEIKHLASAN
SEMANGAT :D

"jangan tangisi mereka yang meninggalkanmu demi orang lain,jika mereka cukup bodoh meninggalkaku, aku harus cukup pintar melupakannya!" :) 

Label: